Recent Tweets @patridhina

enggarwardhani:

Finlandia, negara yang belum pernah disebut-sebut sebagai destinasi pendidikan lanjutan, sekarang dinobatkan sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik. Finland tidak memberikan PR, namun persentase kelulusannya 93%, mengalahkan Amerika yang 75%. Rasio guru dan murid 1:12, dan waktu istirahat…

(via ashrirs)

Menjadi anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga bukanlah perkara yang mudah dalam menjalani kehidupan, ada sebuah tanggung jawab yang harus dipikul. Mungkin dulu saat belum dewasa hal itu tidak menjadi masalah, namun ketika sudah dewasa dan anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga menjadi…

Sangat mudah menjadikan perempuan hanya untuk seorang lelaki, tetapi tidak mudah menjadikan seorang lelaki hanya untuk seorang perempuan.

M. Quraish Shihab

(via kurniawangunadi)

(via kurniawangunadi)

…cukuplah dua sebab ini untuk dia dikagumi dan dicemburui.

Kerana cintanya pada ilmu dan takutnya dia pada Allah.


Kami, kami telinga penghubung pelanggan. Kami, kami perpanjangan lisan. Kami yang 7 hari dalam seminggu, 24 jam dalam sehari secara bergantian mendengar, menulis dan menyampaikan keluhan dan gangguan yang disampaikan oleh pelanggan. Kami, kami masih banyak kurang disana sini. Perkerjaan kami jauh dari cita-cita favorit anak kecil, bahkan untuk tau ” staff kontak pelanggan ” saja mungkin mereka awam. Kami, kami yang tidak sedikit nama kami pernah dibuat ” terkenal ” dilembaran surat pembaca pada media cetak dengan kata-kata demotivational. Itu hak setiap penerima layanan. Namun kami juga bukan manusia dengan hati yang tidak pernah berkeluh kesah. Terkadang (cukup jarang) dalam durasi 2 kali 60 detik kami pernah mendapatkan incoming call atas ucapan terima kasih terhadap layanan kami. Tentu kami bahagia, itu bisa jadi katrol semangat kami, jika kami berada dititik lelah menahan emosi kami. Dan tentu saja itu bukan hanya semata-mata atas kerja kami, namun juga tugas petugas lapangan yang mengeksekusi laporan pelanggan yang disampaikan lewat kami. Maafkan jika kami pernah terbawa emosi terhadap beberapa yang pernah melapor dengan emosi tinggi. Tentu hal yang kami lakukan tsb tidak dibenarkan. Maafkan.

Siapa dibalik agent 123?

Para pekerja pria dan wanita. Yang pria seperti nocturnal, dimana pola istirahatnya terbalik dari manusia normal. Bukan berarti dimalam hari tidak ada pelanggan yang berkeluh kesah atas layanan atau gangguan yang terjadi. Belum lagi jika terjadi gangguan pada GI (gardu induk), mereka harus melawan malam untuk tetap membuat laporan dan menyampaikan gangguan tsb agar segera ditindaklanjuti dan listrik dinormalkan kembali.

Yang wanita. Bekerja dengan shift paling awal pukul 7 dan shift pulang paling akhir pukul 19.00. Sama tugasnya. Sama masa waktu bekerjanya. Sama-sama tidak mengenal hari libur. Dan syukur Alhamdulillahnya, tenaga kami dihari libur dihargai diluar upah kami. Sama. Sama jam ishomanya. Kami memiliki 60 menit yang terbagi untuk sholat 10 menit, makan 25 menit dan sisanya toilet (silakan dikalkulasikan). Dimaksimalkan, karena jika kami melanggar, beberapa akan dikenakan coaching mentoring dan consult dan akan mengurangi point kami. Mungkin hal tsb dimaksudkan agar tidak ada keluhan yamg disampaikan kepada kami baik melalui telepon maupun sosial media, menguap dan tidak tertampung.

Siapa dibalik agent 123?

Kami, kami para anak, ayah dan ibu. Para anak yang mungkin entah karena keterbatasan ekonomi atau memang ingin mandiri untuk membahagiakan orang tuanya dengan membiayai kuliahnya sendiri. Kami yang berusaha memanfaatkan kemurahan kantor untuk “request jadwal” agar kami tetap bisa kuliah. Namun tidak serta merta keegoisan kami untuk belajar selalu diijinkan, jika dalam kondisi yang mengharuskan kami untuk mengikuti jadwal yang memang diwajibkan untuk kami ikuti, kami harus mengalah.

Beberapa juga seorang Ayah, yang mungkin anaknya menemui kebingungan tentang pekerjaan ayahnya yang dilakukan dimalam hari, tentang pola kegiatan manusia yang terbalik. Bagaimanapun ini adalah resiko jika mencari nafkah disini.

Beberapa juga seorang Ibu, baik ibu yang sudah memiliki anak maupun ibu yang anaknya masih dikandungan. Hari libur yang tidak selalu sama harinya, membuat beberapa dari ibu-ibu ini kehilangan akhir pekan bersama putra-putrinya. Memaksimalkan waktu istirahat untuk mengontrol buah hatinya. Memaksimalkan waktu istirahat untuk memeras ASI bagi yang masih memiliki anak bayi.

Kami, tidak semua dari kami adalah sarjana elektro, sarjana komunikasi atau seorang yang paham dengan psikologi. Tapi kami berupaya untuk belajar dan memberikan pelayanan bagi pelanggan. Pelanggan baik, pelanggan ramah, pelanggan awam, pelanggan mudah marah, pelanggan yang sudah kecewa, pelanggan yang tidak enakan, pelanggan iseng, pelanggan yang mengatasnamakan kekuasaan, pelanggan perhatian yang sering menelpon, pelanggan kritis, pelanggan yang memiliki smiling voice, pelanggan dari beberapa radio dan humas yang menyampaikan keluhan dari masyarakat dan masih banyak lagi. Kami mohon maaf atas cela yang kami miliki, mohon dukung kami dan berikan koreksi terhadap kami. Maaf jika berlebihan. Wasalamualaikum ☺

KIta masing-masing sendiri untuk sementara waktu. Kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita pertahankan saat ini. Untuk sementara waktu saja. KIta biarkan hidup kita berjalan sendiri-sendiri. Meski kita merasakan hal yang sama saat ini. Biarkan saja itu mengalir seperti hujan yang jatuh.

Rp10.000 dapat keliling Indonesia

Pegang sisi motor, jangan berpegangan pada tubuhku karena aku hanya milik istriku kelak.

Serenade Jingga, Susan Arisanti

Tulus itu saat kau rela basah karena menawarkan payung, memuliakan tamu dari jauh, bahagia saat teman-temanmu berbahagia, dan membelikan hadiah dari uang keringatmu sendiri. Tulus itu saat kau senang berbuat sesuatu, tak peduli orang lain menganggapmu bodoh.
(via beningtirta)

(via ashrirs)